Bakti Sosial OSIS di Panti Asuhan, Implementasi Teologi dari Surat Al-Ma'un
SEMARANG — OSIS SMPIT Mutiara Hati Semarang melakukan Bakti Sosial pada Kamis (12/3) di Panti Asuhan Al Qadri Al Islami Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk humanitas dan kepedulian serta meningkatkan takwa kepada Allah.
Para anggota OSIS telah diinstruksikan untuk mengumpulkan donasi atau infak Ramadan dari seluruh elemen siswa dan guru. Hingga hari pelaksanaan, terkumpul donasi berupa mainan dan sembako dengan total nilai Rp1.381.600. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp1.000.000 diserahkan kepada pihak panti, sedangkan sisanya digunakan untuk melengkapi paket sembako.
Perwakilan OSIS SMPIT Mutiara Hati Semarang yang berangkat: Alif Yunus Kenzie Arnawama, Rizki Abdillah Prasetyo, Alya Jazmina Putri, Haidar Sulthan Zahy, Aisyah Azzahra Azzahidah, dan Aasiyah Nur Ghoniyah.
Perjalanan yang Penuh Tantangan
Dibersamai dengan Ustazah Saras dan Ustazah Bintang, rombongan bergerak pada pukul 10.00 menuju panti. Jalanan yang tidak ramai, masuk dan berbelok tak menyurutkan semangat para anggota OSIS untuk menebar kebermanfaatan. Melihat lokasi panti yang cukup jauh dari keramaian, dekat dengan alam dan kampung, pun penuh kesederhanaan, membuat para anggota OSIS ini lebih terbuka terhadap perbedaan, mampu berpikir dan memberi secara berkesadaran, juga yang pasti menambah pengalaman baru. Dalam satu kota saja kondisi suatu tempat bisa jadi sangat berbeda, terlebih lintas kota atau negara.
Para anggota OSIS disambut hangat oleh pihak panti dan para santri di panti asuhan. Mereka pun segera berbaur, berbincang, serta menikmati berbagai cerita dan tingkah laku anak-anak yang menghibur.
Acara dipandu oleh MC, Alya dan Aisyah, diawali dengan tilawah Al-Qur’an oleh Sulthan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua OSIS, Kenzie, yang kemudian diterima oleh pengasuh panti, Bapak Achmad Chudri. Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan infak, story telling oleh Rizki yang mengisahkan teladan Rasulullah saw. dan seorang pengemis buta, serta games kuis yang dipandu oleh Aasiyah.
Anak-anak panti tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, terlebih saat sesi permainan dan pembagian hadiah.
Bakti sosial merupakan upaya sukarela untuk mencerminkan kepedulian dan kemanusiaan juga cinta kasih dengan sesama. Bukan hanya soal kegiatan antar individu dan kelompok saja, tapi juga melibatkan kuasa Allah sebagai Maha Pemberi dan Maha Pengasih yang dengan kehendak-Nya lah manusia dapat saling memberi.
Mengenal Surat Al-Ma'un dan Teologi Al-Ma'un
Teologi Al-Ma'un merupakan pemahaman keagamaan yang menekankan bahwa keimanan kepada Allah harus diwujudkan melalui kepedulian sosial, terutama terhadap anak yatim, orang miskin, dan mereka yang membutuhkan. Konsep ini diambil dari pesan dalam Surah Al-Ma'un yang menegaskan bahwa agama tidak hanya sebatas ibadah ritual, tetapi juga tercermin dalam sikap peduli dan tindakan nyata kepada sesama.
Hal tersebut sekaligus menjadi pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Surah Al-Ma’un. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa salah satu ciri orang yang mendustakan agama adalah bersikap kasar, menelantarkan, atau tidak peduli kepada anak yatim. Karena itu, berbagai kegiatan sosial seperti berbagi dengan anak-anak yatim, dhuafa, dan membantu mereka yang membutuhkan menjadi bentuk nyata pengamalan ajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan bakti sosial ini dapat memupuk ketakwaan kepada Allah, menumbuhkan rasa peduli juga kasih sayang kepada sesama.
Kontributor: Intan Bintang Wijaya
Editor: Tim Humas SMPIT Mutiara Hati Semarang