Berita Sekolah 31 Jan 2026 Super Admin

Hebat! Murid SMP Ini Dapat Bekal Kepemimpinan dan Organisasi Langsung dari Praktisinya

Hebat! Murid SMP Ini Dapat Bekal Kepemimpinan dan Organisasi Langsung dari Praktisinya

Untuk menjawab tantangan persiapan pemimpin muslim yang tangguh di masa depan, dengan merefleksi hikmah surat An-Nisa ayat 9 agar tidak meninggalkan generasi yang lemah, SMPIT Mutiara Hati Semarang menyelenggarakan kegiatan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) dengan tema "Be a Young Leader: Amanah dalam Kepemimpinan, Teladan dalam Perilaku" pada Sabtu, 31 Januari 2026 sebagai bekal murid para pengurus OSIS dan Dewan Penggalang dengan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen organisasi sejak dini. Kegiatan ini dirancang untuk menyiapkan peserta didik agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, mental tangguh, serta keterampilan hidup yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi.

Dengan kesiapan dan kesadaran akan kebutuhan, sekolah menghadirkan berbagai figur dari ragam latar belakang organisasi dan kepemimpinan. Keempat narasumber tersebut membawakan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Public Speaking, Leadership, dan Manajemen Organisasi, yang saling melengkapi sebagai bekal pembentukan karakter dan soft skill murid. Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Tahun Ajaran 2025/2026 yang dilaksanakan di lapangan dan Aula Lantai 2 SMPIT Mutiara Hati Semarang.

Tak hanya panitia guru, kegiatan ini juga spesial didukung dan dibersamai oleh para demisioner OSIS dan Dewan Penggalang yang sekarang telah menduduki kelas 9. Mereka adalah Emeralvan Naufal Wijaya, Mu'adz Dhiyaulhaq, Naufal Azzam Harbi, Saifullah Ahmad Muammar, Fathia Naura Salsabilla, Fathiha Maila Rahmawati, dan Sabrina Albani Putri.

Acara ini diawali oleh sambutan Ustaz Muhamad Ridwan, S.Pd., Gr. selaku kepala sekolah. Beliau mengungkapkan bahwa dalam organisasi, semua aspek dan anggota menjadi penting karena setiap orang memiliki tugas masing-masing dan saling melengkapi, bagaikan rangkaian mobil yang apabila berkurang baut saja tidak bisa bergerak, maka setiap bagian yang ada akan membawa pengaruh dari bergeraknya mobil.

Sesi pertama disampaikan oleh Dewi Shinta P. R., S.Pd., anggota PPI (Purna Paskibraka Indonesia) Kabupaten Wonosobo, yang mengenalkan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Sebelum dimulai, peserta disiapkan untuk tertib dan disiplin. Menjadi kesepakatan bersama bagi peserta yang terlambat hadir akan mendapatkan hukuman guna pendisiplinan dan penertiban selama kegiatan berlangsung. Peserta juga belajar mulai dari dasar baris-berbaris seperti cara memimpin barisan, hormat, dan berbagai pelatihan dasar baris-berbaris yang baik dan benar ketika di lapangan. Dalam sesi tersebut, Kak Shinta meminta perwakilan putra dan putri untuk memimpin barisan, yang kemudian dikomandoi oleh Azzam Haneef Ramadan (7B) dan Aasiyah Nur Ghoniyah (7A).

"PBB bukan sekadar latihan fisik, melainkan sarana pembentukan disiplin, kekompakan, tanggung jawab, dan ketegasan sikap. Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai fondasi karakter bagi murid dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kepemimpinan." tandasnya dalam penutupan materi PBB.

Selanjutnya, materi Public Speaking disampaikan oleh M. Ilyas Nurul Haq, S.Psi., CPDP., Ketua Umum BEM FIPP UNNES periode 2023–2024. Mas Ilyas menjelaskan pentingnya kemampuan berbicara di depan umum sebagai keterampilan dasar dalam menyampaikan ide, pendapat, serta memimpin diskusi. Dalam sesinya, beliau juga memotivasi murid agar berani tampil, percaya diri, dan tidak takut melakukan kesalahan selama terus mau belajar dan berlatih. Beliau juga mengungkapkan ada lima manfaat public speaking, yaitu untuk berkomunikasi dengan orang lain, agar efektif menyampaikan ide, untuk menambah percaya diri, mendukung kepemimpinan, dan menjadi kebutuhan semua pekerjaan.

Materi ketiga tentang Leadership disampaikan oleh Shoffan Mujahid, S.E., C.ELM., Founder Forum OSIS Surakarta. Beliau menegaskan bahwa kepemimpinan bukan semata-mata soal jabatan, melainkan tentang tanggung jawab, keteladanan, dan kemampuan menggerakkan orang lain menuju tujuan bersama. Melalui contoh-contoh nyata, murid diajak memahami bahwa setiap individu memiliki potensi untuk menjadi pemimpin, dimulai dari memimpin diri sendiri.

"Menjadi siswa yang keren adalah sebuah pilihan, tetapi menjadi siswa yang bermanfaat adalah sebuah keharusan." pungkas Mas Shoffan dalam sesinya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi Manajemen Organisasi oleh Abdullah Azam, Ketua Umum UKKI UNNES 2025. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya perencanaan, pembagian tugas, dan kerja sama tim. Materi ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada murid tentang bagaimana sebuah organisasi dapat berjalan dengan baik dan terarah apabila dikelola secara sistematis. Pemuda yang akrab disapa Kak Azam ini juga membuat praktik membuat program kerja, dan diikuti dengan antusias oleh para peserta LDK.

"Hasil kerja keras kita di organisasi adalah untuk mencari rida Allah, bukan sekadar pujian teman." tuturnya.

Berangkat dari pemaparan para narasumber, para murid tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, terlihat dari keaktifan peserta dalam mengangkat tangan, bertanya, merespons, juga aktif dalam sesi diskusi. Untuk meningkatkan semangat, panitia juga membagikan konsumsi snack kepada peserta selama kegiatan berlangsung.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta dipandu oleh Master of Trainer atau MOT yaitu Ustazah Aditya Putri Saraswati. Beliau jugalah yang menyampaikan pre-test dan post-test pada setiap materi, pun memandu games kekompakan regu. Games tersebut disambut oleh Syakira Nabila Zahra, Raden Muhammad Islam, dan Haidar Sulthan Zahy (8) yang secara inisiatif maju memimpin regu untuk menyuarakan yel-yel.

Di sesi setelah games dan materi berakhir, MOT yang biasa disapa Ustazah Saras ini mengumumkan kelulusan peserta dan bagi nama-nama yang lulus bersyarat diharapkan untuk melengkapi penugasan atau kekurangan persiapan LDK dari sebelum hingga selama kegiatan berlangsung. Dilanjutkan penyerahan penghargaan kepada peserta terbaik putra adalah Rizki Abdillah Prasetyo (7B), dan peserta terbaik putri Aisyah Azzahra Azzahidah (7A). Kemudian dilanjutkan pembacaan ikrar kepemimpinan yang dipimpin oleh Ustaz Ibnu Khoirul selalu ketua panitia LDK, kemudian diikuti juga ditanamkan dalam diri para peserta LDK.

Melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan ini, sekolah berharap nilai-nilai disiplin, kepercayaan diri, kepemimpinan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dapat tertanam kuat dalam diri murid. Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi bekal penting bagi murid yang akan menjadi imamul muttaqin dalam menghadapi tantangan di masa depan, baik di lingkungan sekolah, organisasi, maupun masyarakat.

 

Kontributor: Intan Bintang Wijaya

Editor: Tim Humas SMP IT Mutiara Hati Semarang